MENJANGKAU PIKIRAN PEMBACA

RESUME KE-21

Menulis Buku Semudah Chatting

Narasumber:

Amir Faisal

 

Trainer Amir Faisal, Business Inspirator CN : 08157698288, 082136009888  International Certified on  NLP & Persuassive Communication. Praktisi Bisnis dan konsultan marketing  beberapa perusahaan  Gogreen Industry.  International Certified on NLP (Neuro Linguistic Programming), lisenced from California, dengan Coach Syaiful Bahri dan Stefanus Izaac Tamsil – salah satu dari sembilan belas orang di seluruh dunia yang mendapat Lisenced dari Robert Dilt (Developer of The Original NLP), Certified on Persuassive Communication dari Ronny FR ( International Coach Lisenced of Richard Bandler), Certified on Basic Multiple Intelligence dan Certified on Quantum Learning by Bobbi DePorter.

Hingga kini telah puluhan ribu orang yang mengikuti pelatihannya, mulai dari Pejabat Pemerintah dan BUMN, Owner,  pimpinan dan karyawan perusahaan swasta, praktisi bisnis, Dosen,  Guru, Wakil Rakyat, pimpinan Lembaga hingga para mahasiswa.

Selain menjadi Business Coach, trainer / praktisi  NLP, juga aktif di Kadin Komite Timur Tengah serta menjadi Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Asprindo. Selain itu, tetap menyempatkan diri menulis buku. Hingga kini sudah mempublish 14 buku yang diterbitkan oleh Gramedia Group,  Change, Farisma Publishing dll

Pengalaman profesionalnya dimulai sejak lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro (1990), bekerja di Tanah Mas Group, Branch Manager PT. Pantai Raja Makmur (1997) di Pekanbaru Riau. Kemudian pada saat krisis moneter 1998 mengundurkan diri dari perusahaan dan membangun usaha sendiri. Portfolio lainnya pernah menjadi Marketing Manager PT Nitigraha Muda Vendor Telkom Divre IV          ( 2004 ). Direktur Marketing WB Mindset Program ( 2007), Konsultan Marketing Media (2007).

 Beliau memberikan materi sangat komplit termasuk link youtube. Bagian yang ditulis kembali dalam bentuk resume dari paparan beliau diantara adalah untuk menjadi penulis.

1.   Fokus Pada Konteks

Elain B Johnson ketika menjelaskan tentang pembelajaran kontekstual mengatakan, kontekstual disitu artinya berorientasi pada minat, kebutuhan, values, dan estetika. Berfikir kontekstual berarti menjadikan diri kita sebagai problem solver. Dan zaman Now, sangat dibutuhkan problem solver dan eksekutor. Menjadi penulis yang baik adalah yang bisa berfikir induktif dan berfokus pada konteks. Apakah teori tidak penting? Teori, referensi, kepustakaan baru digunakan jika Anda memerlukan endorsement dari gagasan Anda. Jadi, buatlah gagasan orisinil Anda, baru dikuatkan dengan referensi. Untuk tulisan true story, misal tentang kesuksesan seorang pengusaha, kesuksesan orang tua dalam mendidik anak, referensi tidak begitu diperlukan.

2.   Hipnosis diri Anda sendiri agar bisa menulis

Ubah mindset Anda. Berdasar sejarah penulisan sejak zamannya Aristoteles dkk, para pujangga, menulis itu bagi mereka merupakan ekspresi jiwa, mengeluarkan beban batin. Maka mulai hari ini, ketika menulis, juga niatkan hanya untuk mengeluarkan uneg-uneg, rasa marah, rasa jengkel. Atau sebaliknya boleh juga untuk mengekspresikan kebahagiaan, rasa syukur. Menurut James Penne Baker, menulis itu untuk pengakuan dosa. Jadi kalau Anda terlanjur berbuat dosa, segera bertobat, dan tumpahkan penyesalannya dalam bentuk tulisan. Penulis best seller dunia seperti JK Rowling, Stephen Covey, Robert T Kiyosaki, jika diamati bahasanya, mereka kelihatan begitu “menikmati” tulisannya sendiri, sehingga menghasilkan susunan bahasa yang mengalir seperti sungai yang jernih, dengan suara gemericik. Jadi, apakah hasil karya Anda akan dibaca orang atau tidak, sama sekali tidak penting. Bahkan oleh Penulis Best Seller Hernowo dikatakan secara ekstrim, ketika Anda mulai menulis, tulis saja apa yang ada di kepala Anda. Jangan pedulikan seperti apa jadinya. Bahkan kesalahan tulispun jangan dikoreksi. Secara psikologis :

 

ü  Tulisan orisinal yang keluar dari ekspresi Jiwa, itulah tulisan yang terbaik yang keluar dari Unconscious mind.

ü  Sebaliknya, menulis dengan membayangkan, akan ada yang membaca, justru menutup RAS (Reticular Activating System ) pada batang otak, yang merupakan kunci dari passion menulis.

ü  Tulisan yang memancar dari perasaan dan hati yang tenang, jernih dan nyaman, maka energi nya akan bisa mengalir pada pembaca lewat buku yang dituliskannya.

3.   Siapapun Bisa Jadi Penulis

Ya, semua orang bisa jadi penulis. Lakukan tips dibawah ini :

ü  Mulai hari ini, Stop Copas, karena itu akan membunuh kreatifitas Anda dalam menulis.

ü  Jika Anda makan tiga kali sehari, maka buatlah tulisan minimal sehari juga tiga kali.

ü  Tulis detik ini juga, apa yang ada di kepala Anda, misal tulislah tulisan pendek dengan judul misalnya,
“Kenapa aku minder menulis?”
“Kenapa Aku Merasa Bodoh dan Orang Lain Pintar?”
“Group WA Ini Bikin Bete, Tapi Aku Butuh”
“Pak Amir Faisal Itu Ngeselin”
“Pak Bos Pinternya Hanya Ngajarin Orang”

ü  Atau membuat tulisan nyeleneh tetapi inovatif

ü  Upload Tulisan Anda Jika Anda yakin bisa menambah rasa percaya diri dan Passion menulis Anda

ü  Simpan dan Baca Sendiri jika tulisannya menekan dan membuat Anda kurang percaya diri jika diupload, tetapi sebaliknya bisa menghibur Anda. (Ini adalah teknik terapi dalam self hypnosis yang disebut Reframing)

ü  Teruslah menulis dan jangan berhenti hingga gen myelin di thalamus menyempurnakan Anda menjadi penulis andal. Hal itu secara alamiah akan terjadi dengan sendirinya jika Anda sudah mencapai 10.000 jam terbang.

 4.   Tulisan yang menghipnosis.

Menghipnosis artinya memengaruhi seseorang melalui sugesti. Jadi Hypnowriting memengaruhi orang melalui sugesti yang ada dalam tulisan. Hypnowriting termasuk kategori Waking Hypnosis, yaitu cara melakukan hipnotis atau mensugesti seseorang tanpa menidurkannya. Waking sendiri artinya bangun, tidak tidur. Arti lebih teperinci dari hipnosis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar dan diikuti dengan diterimanya suatu sugesti atau pemikiran.

 

Jadi, waking hypnosis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar dan diikuti dengan diterimanya suatu sugesti atau pemikiran dalam kondisi bangun atau mata terbuka. Kelebihan Hypnowriting karena bisa dilakukan secara indirect, maka seseorang bisa mensugesti jutaan orang, bahkan milyaran orang sekaligus serta bisa melewati lintas benua. Sebagaimana dalam hypnosis lainnya, orang-orang bisa tersugesti jika kita berhasil melewati critical area, sehingga menembus pikiran bawah sadar mereka.

 

Jadi yang perlu dilakukan adalah melakukan strategi supaya bisa menembus critical area hingga masuk ke pikiran bawah sadar, yang selanjutnya bisa memasukkan sugesti-sugesti. Critical area / factor adalah filter yang menyaring informasi yang akan masuk ke pikiran bawah sadar.

 

Pikiran bawah sadar baru dapat kita “otak-atik” dengan mudah jika “si penjaga area” itu berhasil kita tembus. Anda sebenarnya secara tidak sadar sering melakukan praktek waking hypnosis pada putera-puteri, siswa, mahasiswa, anakbuah, klien, calon pembeli produk Anda, yaitu dengan cara menggunakan otoritas atau dengan cara menyentuh emosi. Informasi-informasi yang sengaja dibuat lebay, tujuannya agar Klien terpengaruh dan patuh atau melakukan tindakan sesuai keinginan Anda.

 

Oleh karenanya jika Anda ingin tulisan Anda bisa menghipnosis pembaca, usahakan agar :

  1. Inspiratif. Inspirasi bisa dengan mudah menembus critical area, karena ia direspon oleh otak naluri. Misalnya Anda mengisahkan perilaku mulia, pengorbanan, kedermawanan, kepahlawanan dst
  2. Unique. Naluri manusia sangat menyukai hal-hal yang tidak biasa, jarang dilihat, hanya satu-satunya, tidak ada duanya, dan lucu dst
  3. Sensasional. Sesuatu yang walaupun agak berlebihan, tetapi kalau menimbulkan kekaguman, nampak hebat, dan bisa membangkitkan emosi, maka akan bisa merangsang naluri dan menyalakan batang otak.
  4. Kontroversial. Naluri manusia juga menyukai sesuatu yang berbeda, tidak biasa, agak aneh, bahkan hal-hal melawan arus. Seseorang bisa mengajak jutaan orang untuk berdemonstrasi, jika bisa memprovokasi isu-isu yang kontroversial atau menentang penguasa.
  5. Mengandung misteri dan membangkitkan rasa ingin tahu. Naluri manusia mudah terangsang oleh hal-hal yang menggugah rasa ingin tahu. Apalagi ada misteri yang diungkap.
  6. Problem Solving, atau memberikan solusi ataupun pencerahan terhadap suatu masalah yang lagi menjadi fokus banyak orang.
  7. Mengikuti trend. Jika kita membuat tulisan yang lagi ngetrend dan ditulis dengan gaya penulisan yang juga trendi, maka akan bisa menarik banyak orang.

6.   5.  Langkahlangkah Menghipnosis

Lima gaya penulisan diatas, jika Anda ikuti, niscaya tulisan Anda akan digemari orang, bahkan bisa membuat Anda menjadi Penulis Best Seller. Anda tentu masih ingat penulis buku novel detektif Agatha Cristy, yang dengan piawainya memainkan pikiran pembaca dengan misteri-misteri di sepanjang buku. Bahkan hingga akhir halaman terkadang masih berfikir keras, untuk mereka-reka siapa sebenarnya tokoh misterius itu.

6. Memahami cara kerja persyarafan

Tadi kita sudah membahas batang otak, naluri dan critical area. Jadi tugas kita agar bisa menembus pikiran bawah sadar pembaca adalah dengan cara:

·         menyajikan pembukaan (dimulai sejak membuat judul, pengantar ataupun pendahuluan) yang bisa menunjukkan genre tulisan Anda, sesuai lima gaya diatas.

·         Pastikan tulisan Anda mengalir seperti gemericik air yang sangat nyaman dan enak untuk dinikmati. Persyarafan kita merespon tulisan bukan dimulai dari pikiran di otak pintar atau cortex tetapi dari batang otak menyodok otak naluri, lalu menstimulir dopamin sehingga memproduksi jutaan neurotransmiter. (inilah yang sering disalahfahami para guru, dosen, sehingga proses pembelajaran jadi bete).

Teknik pembukaan diatas sering disebut sebagai apersepsi. Kita tidak cukup hanya menembus critical area pada teknik pembukaan saja, melainkan di sepanjang tulisan dibutuhkan kepiawaian untuk menjaga agar pembaca terus terpikat membaca tulisan Anda hingga akhir, dengan menggunakan kombinasi dari 5 gaya penulisan diatas. Kontens tulisan yang mengakses ke otak kanan, seperti, diksi yang bernilai sastra, kreatif, imaginatif, dan intuitif, apalagi ada gambar ataupun visualisasi sangat bisa memikat pembaca untuk bertahan membaca tulisan Anda hingga akhir.

7.   Mainkan Rapport System
Rapport dapat diartikan secara bebas sebagai strategi pendekatan, penyelarasan dalam proses hipnosis. Bagi para praktisi Hipnosis biasa disebut dengan istilah Connectedness, yang meliputi matching & mirroring penyamaan situasi, persepsi dengan pembaca serta pacing & leading atau penyesuaian persepsi, taste, dan keinginan pembaca sehingga pikiran pembaca bisa dikendalikan.

8.   Mainkan teknikteknik persuasi

Persuasi adalah teknik memengaruhi persepsi, taste, value, bahkan keyakinan pembaca.

Beberapa teknik persuasi dapat dilakukan antara lain dengan :

·       Menginstall di pikiran pembaca tentang kejadian yang tidak diinginkan terjadi atau dihindari oleh pembaca, seperti : resiko, ancaman atau bahaya, kerugian, stigma buruk, penderitaan, kesulitan dst

·       Menginstall tentang hal-hal yang disukai terjadi pada pembaca, seperti manfaat, hasil, pengakuan, reputasi, kesuksesan, keberuntungan, kenikmatan, hadiah, dst. Menurut David Beckhart, proses instalasi itu jika ditindak lanjuti dengan memberikan visi atau menggugah ekspektasi dan membangun impian, maka akan bisa memprovokasi orang untuk berubah.

 

Palangka Raya, 17-7-2020

Salam Motivasi,

Katmie

 


Komentar

Posting Komentar